PH Asal Cililin ‘Simpul Project’ Tembus Global, Garap Serial "Rice of Mercy" untuk Muslim Pro

Simpul Project, rumah produksi asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat, dipercaya menggarap serial mikro Islami berjudul Rice of Mercy. Serial ini masuk dalam lini konten Qalbox pada kampanye Ramadan Re:Charge milik Muslim Pro - bersanding dengan serial mikro lain, Light of Transit, dan program panjang The Olive Tree That Remembered yang digarap bersama Restu Foundation. Kampanye ini menjadi strategi utama Muslim Pro untuk mendongkrak unduhan aplikasinya di Indonesia dari 40 juta pada 2025 menjadi 50 juta pada 2026.
Berikut sejumlah cuplikan resmi dari Rice of Mercy, diambil langsung dari rilisan Qalbox by Muslim Pro:




Ramadan Re:Charge resmi diluncurkan dalam acara media briefing di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, awal Februari 2026. Kampanye ini dibangun di atas lima pilar - Re:Center, Re:Commit, Re:Connect, Re:Share, dan Re:Focus - yang mencerminkan kebutuhan spiritual pengguna sepanjang bulan Ramadan. Selain lini konten Qalbox tempat Rice of Mercy tayang, Muslim Pro turut menghadirkan target bacaan Al-Qur’an yang bisa dipersonalisasi, alat bantu hafalan, chatbot AI bernama AiDeen untuk membantu memahami konteks ayat, fitur komunitas Ummah Pro, hingga aktivasi luring seperti pembagian takjil keliling di Jakarta.
"Indonesia bukan hanya pasar dengan jumlah unduhan yang besar bagi kami, tetapi juga salah satu komunitas yang paling aktif dan berpengaruh." - Nafees Khundker, CEO Muslim Pro
Indonesia tercatat sebagai salah satu pasar dengan pengguna aktif bulanan terbesar bagi Muslim Pro, dengan sekitar 3,6 juta pengguna aktif dari total lebih dari 180 juta unduhan aplikasi ini secara global - posisi yang membuat konten lokal seperti Rice of Mercy menjadi bagian penting dari strategi pertumbuhan Muslim Pro di Indonesia.
Sutradara Rice of Mercy adalah Renaldy Agung Pratama (24), lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia dikenal sebagai pemenang di ajang Stories by Muslim Pro 2025, kompetisi konten digital yang digelar Muslim Pro dan menjaring submisi dari lebih dari 20 negara. Prestasi itulah yang membuka jalan baginya untuk dipercaya menyutradarai Rice of Mercy dalam kampanye Ramadan Re:Charge tahun ini.
Alih-alih pindah ke Jakarta demi mengejar karier di industri hiburan yang lebih besar, Renaldy memilih tetap tinggal dan membangun Simpul Project langsung di Cililin - kecamatan di Kabupaten Bandung Barat yang selama ini lebih dikenal lewat legenda rakyat dan pesona alamnya ketimbang sebagai pusat produksi audiovisual. Pilihan ini sejalan dengan visi Simpul Project: membuktikan bahwa produksi bertaraf internasional tidak harus lahir dari Jakarta.

Produksi Rice of Mercy sepenuhnya digarap tenaga kreatif muda dari Cililin sendiri, bukan kru tarikan dari luar daerah. Amalia menangani departemen artistik sekaligus make-up, sementara Mochamad Ramdhan - yang juga co-founder Simpul Project - berperan sebagai Director of Photography. Ramdhan bukan nama baru di ajang Muslim Pro: pada kompetisi Stories by Muslim Pro 2025 kategori Short Film, ia meraih posisi pertama lewat film pendek "UN(Hated) Father", drama soal rekonsiliasi ayah dan anak yang terinspirasi keteladanan Nabi Muhammad ﷺ.
Tim ini menggarap Rice of Mercy dengan standar produksi yang disebut setara platform OTT internasional - mulai dari tata kamera, desain suara, hingga alur pascaproduksi mengikuti spesifikasi teknis yang lazim dipakai layanan streaming global, bukan sekadar konten religi sederhana.

Kepercayaan Muslim Pro terhadap Simpul Project bukan tanpa dasar. Amalia, Renaldy, dan Ramdhan sebelumnya sudah beberapa kali naik podium di kompetisi video kreatif - di antaranya Juara 1 Lomba Video Kreatif 360Kredit dengan hadiah Rp7.000.000, kompetisi video kreatif Yakult Rasa Mangga, hingga penghargaan dari Golkar Institute senilai Rp15.000.000. Rentetan kemenangan ini yang ikut membentuk jam terbang tim sebelum akhirnya dipercaya menggarap produksi berskala internasional seperti Rice of Mercy.
Ingin Produksi Film atau Konten Sekelas Rice of Mercy?
Simpul Project Production House membantu mewujudkan ide Anda jadi karya audiovisual - dari pengembangan cerita, produksi, hingga pascaproduksi dengan standar setara platform OTT internasional, digarap langsung oleh talenta muda Cililin.
Hubungi Simpul ProjectRenaldy berharap kepercayaan dari Muslim Pro ini membuka lebih banyak lapangan kerja kreatif bagi talenta muda di Cililin, sekaligus menjadikan daerah itu bagian dari peta industri kreatif yang lebih luas - bukan hanya dikenal lewat pesona alam dan legenda rakyatnya, tapi juga sebagai rumah bagi produksi audiovisual berstandar global. Kisah Simpul Project menjadi bukti bahwa jarak dari Jakarta bukan lagi penghalang bagi rumah produksi indie untuk menembus panggung internasional.
Apa itu Rice of Mercy?
Rice of Mercy adalah serial mikro Islami yang digarap Simpul Project, rumah produksi asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Serial ini tayang sebagai bagian dari lini konten Qalbox dalam kampanye Ramadan Re:Charge milik Muslim Pro, disutradarai Renaldy Agung Pratama.
Apa itu kampanye Ramadan Re:Charge Muslim Pro?
Ramadan Re:Charge adalah kampanye global Muslim Pro yang diluncurkan awal Februari 2026 untuk mendorong keterlibatan ibadah yang berkelanjutan sepanjang Ramadan, dibangun di atas lima pilar: Re:Center, Re:Commit, Re:Connect, Re:Share, dan Re:Focus. Kampanye ini menggabungkan fitur aplikasi (termasuk chatbot AI AiDeen), konten Qalbox seperti Rice of Mercy dan Light of Transit, komunitas Ummah Pro, serta aktivasi luring di Indonesia.
Siapa Renaldy Agung Pratama?
Renaldy Agung Pratama adalah sutradara berusia 24 tahun, lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), dan pemenang di ajang Stories by Muslim Pro 2025. Ia mendirikan dan membangun Simpul Project di kampung halamannya sendiri, Cililin, alih-alih pindah ke Jakarta untuk mengejar karier.
Siapa saja tim kreatif di balik Rice of Mercy?
Selain Renaldy Agung Pratama sebagai sutradara, tim intinya termasuk Amalia yang menangani departemen artistik dan make-up, serta Mochamad Ramdhan sebagai Director of Photography. Ramdhan sendiri adalah co-founder Simpul Project yang sebelumnya meraih 1st Prize kategori Short Film di Stories by Muslim Pro 2025 lewat film pendek "UN(Hated) Father".
Kenapa Simpul Project memilih tetap berbasis di Cililin, bukan Jakarta?
Renaldy dan tim Simpul Project ingin membuktikan produksi bertaraf internasional tidak harus lahir dari Jakarta, sekaligus membuka lapangan kerja kreatif bagi talenta muda di Cililin dan menjadikan daerah itu bagian dari industri kreatif yang lebih luas.
Informasi dalam artikel ini disusun dari Investor.id - Muslim Pro Tingkatkan Unduhan Lewat Konten Al-Quran dan Serial Mikro, VenueMagz.com - Muslim Pro Luncurkan Ramadan Re:Charge, Jagat Review - Muslim Pro Gabungkan Fitur Digital dan Aktivitas Komunitas, JPNN - Muslim Pro Luncurkan Ramadan Re:Charge Jelang Puasa, siaran pers resmi di National Law Review - Ramadan 2026: Muslim Pro Launches Ramadan Re:Charge, serta pengumuman resmi pemenang di Bitsmedia - Muslim Pro Announces Winners of Stories by Muslim Pro: Of the Beloved.