Attack on Titan (Shingeki no Kyojin): Sejarah Lengkap

Attack on Titan (進撃の巨人, Shingeki no Kyojin) adalah manga fantasi gelap karya Hajime Isayama, diserialisasikan di Bessatsu Shōnen Magazine milik Kodansha sejak September 2009 sampai April 2021. Ceritanya mengikuti sisa umat manusia yang hidup di balik tiga lapis tembok raksasa, terus terancam oleh Titan, makhluk humanoid pemakan manusia. Manga ini kemudian diadaptasi jadi serial anime oleh Wit Studio untuk tiga musim pertama dan MAPPA untuk musim keempat, tayang antara 2013 dan 2023.
Serinya dikenal karena plot berlapis dan tema yang berat: politik otoriter, perang, konflik rasial, pencarian kebebasan, dan pergulatan identitas baik personal maupun kolektif. Sampai 2023, lebih dari 140 juta kopi manganya beredar di seluruh dunia, menjadikannya salah satu manga terlaris sepanjang masa, dan judul ini pernah meraih Kodansha Manga Award 2011. Di sisi lain, seri ini juga memicu perdebatan soal muatan politiknya, terutama soal kemiripannya dengan retorika fasisme dan nasionalisme, meski Isayama sendiri berulang kali menegaskan bahwa pesan yang ingin ia sampaikan justru anti-fasisme dan anti-rasisme.
Artikel ini merangkum Attack on Titan secara menyeluruh: alur cerita manga dan anime, profil pencipta dan tim produksi, proses kreatif di balik layar, tema dan simbolisme utama, perkembangan karakter, garis waktu rilis seluruh medianya, data penjualan dan penghargaan, kontroversi yang menyertainya, pengaruh budayanya secara global, sampai perbedaan antara manga dan anime. Bagian terakhir mengandung spoiler penuh, jadi ditandai secara terpisah.
Jatuhnya Shiganshina

Cerita dibuka pada tahun 845, seratus tahun lebih setelah Titan pertama kali muncul. Colossal Titan meruntuhkan Tembok Maria dan memicu invasi Titan ke distrik Shiganshina. Di tengah kekacauan itu, seekor Titan besar memakan ibu Eren Yeager di depan matanya. Eren, bersama Mikasa Ackerman dan Armin Arlert, bersumpah akan membalas dendam dan merebut kembali kebebasan yang selama ini dirampas dari mereka.
Arc Trost

Beberapa tahun kemudian, Eren, Mikasa, dan Armin bergabung dengan militer. Bagian ini memperlihatkan dinamika sosial di dalam tembok, sekaligus harga yang harus dibayar demi bertahan hidup: banyak rekan dekat mereka tewas dalam Pertempuran Trost, dan kematian itu jadi pengingat pertama betapa rapuhnya solidaritas yang mereka bangun.
Arc Female Titan

Tim Survey Corps diburu oleh seekor Titan wanita misterius di tengah hutan, yang jelas-jelas mengincar Eren. Duel di dalam hutan itu akhirnya membongkar identitas sang Titan: Annie Leonhart, rekan seangkatan mereka sendiri. Di sinilah pertama kali terungkap bahwa manusia biasa bisa berubah menjadi Titan.
Clash of Titans

Dua Titan Shifter lain terbongkar identitasnya: Reiner Braun, si Armored Titan, dan Bertholdt Hoover, si Colossal Titan, keduanya juga bekas rekan satu angkatan Eren. Pertempuran di kota Stohess menghancurkan citra Survey Corps sebagai pahlawan tanpa cela, karena korban terus berjatuhan di kedua pihak.
Kembali ke Shiganshina

Survey Corps melancarkan operasi untuk kembali ke Shiganshina dan membongkar rahasia di ruang bawah tanah milik Grisha Yeager, ayah Eren. Eren berhadapan dengan Titan Penyerang, dan sejarah dunia yang sesungguhnya, tentang perang panjang antara Eldia dan Marley, akhirnya terkuak.
Arc Marley

Cerita meluas ke luar Paradis. Kekaisaran Marley, yang memiliki pasukan Titan Shifter sendiri, jadi ancaman baru. Eren, kini dengan sudut pandang yang berubah total, balik menyerbu Marley dan memicu rangkaian konfrontasi baru. Di titik ini ketegangan bukan lagi cuma soal bertahan hidup dari Titan, tapi soal ideologi, dan rencana bernama Rumbling mulai dibicarakan sebagai senjata pemusnah massal.
Rumbling dan akhir seri

Eren akhirnya memicu Rumbling, menghancurkan sebagian besar dunia di luar Paradis. Armin, Mikasa, dan sekutu mereka berusaha menghentikannya sebelum semuanya musnah. Cerita mencapai puncaknya lewat pengkhianatan, perebutan kekuatan Titan Founding, dan pengorbanan besar di kedua sisi, sebelum akhirnya berakhir dengan pertanyaan terbuka tentang masa depan umat manusia. Manganya tamat di chapter 137 sampai 139, terbit April 2021.

Hajime Isayama lahir 29 Agustus 1986 di Ōita, Jepang. Ia menjadi mangaka profesional setelah beberapa kali memenangkan penghargaan untuk mangaka pemula, dan mulai bekerja sama dengan editor Shintarō Kawakubo dari Kodansha, yang menerima one-shot pertama Attack on Titan darinya pada 2006. Serialisasi rutinnya baru dimulai September 2009. Sampai 2023, manga ini terjual lebih dari 140 juta kopi di seluruh dunia, memenangkan Kodansha Manga Award 2011 untuk kategori shonen, serta dua penghargaan internasional: Attilio Micheluzzi Award dan Harvey Award.
Adaptasi animenya digarap Wit Studio untuk musim satu sampai tiga, dengan Tetsurō Araki menyutradarai musim pertama dan Masashi Koizuka mengambil alih di musim dua dan tiga. Musim pertama tayang 25 episode dari April sampai September 2013. Musim kedua menyusul dengan 12 episode pada April sampai Juni 2017. Musim ketiga, 22 episode, dibagi dua bagian: Juli sampai Oktober 2018, lalu April sampai Juli 2019. Musim keempat dan terakhir dipindahkan ke MAPPA, dan dipecah jadi empat rilis: bagian satu Desember 2020 sampai Maret 2021, bagian dua Januari sampai April 2022, lalu dua episode spesial penutup pada Maret dan November 2023. Pergantian studio ke MAPPA diumumkan tahun 2020, setelah kontrak Wit Studio berakhir dan jadwal produksi musim empat dinilai terlalu padat untuk mereka lanjutkan.

Isayama pernah bercerita bahwa ketertarikannya pada makhluk raksasa sudah tumbuh sejak kecil, campuran antara takut dan terpukau. Ia sering menyebut adegan dinosaurus menerobos pintu kamar mandi di Jurassic Park sebagai contoh pengalaman yang menakutkan sekaligus menarik untuk ditonton berulang-ulang. Ide dasar konsep Titan sendiri muncul dari video game Muv-Luv Alternative (2003), yang menampilkan umat manusia di ambang kepunahan karena diburu makhluk asing raksasa. Dari situ, Isayama menulis draf Attack on Titan sepanjang 65 halaman dan membawanya langsung ke penerbit di Tokyo. Kawakubo, editornya, terkesan dengan energi dan nuansa kemarahan yang terasa dalam manga itu, meski ia sendiri mengakui gaya gambarnya waktu itu masih kasar.

Sebelum serialisasi penuh dimulai, Isayama sempat menggarap beberapa cerita one-shot lain, termasuk Heart Break One, sampai akhirnya memenangkan Rookie Award dari Kodansha. Shingeki no Kyojin baru mulai diserialisasikan penuh pada 2009. Isayama mengaku menulis dengan tekanan waktu yang terus ia rasakan sepanjang kariernya, dan sejak awal ia sudah punya bayangan jelas tentang bagaimana ceritanya akan berakhir. Proses itu berjalan sebelas tahun, sampai chapter terakhir, 139, terbit April 2021.

Dalam proses adaptasi, tim Wit Studio banyak berkoordinasi langsung dengan Isayama supaya nuansanya tetap dekat dengan manga. Beberapa adegan dipersingkat atau digeser urutannya demi tempo tayang, sementara adegan orisinal ditambahkan untuk memperkuat karakter minor atau membangun momen dramatis yang di manga cuma tersirat. Musim terakhir garapan MAPPA tetap diarahkan supaya setia pada manga, walau ada penyesuaian kecil dalam penyajian visual dan struktur narasinya.

Attack on Titan sering dibaca sebagai alegori politik. Dunia dalam cerita ini menampilkan rezim yang memobilisasi rakyatnya untuk melawan Titan demi menjaga stabilitas di dalam tembok, sambil memakai propaganda rasis yang menuduh "ras luar" sebagai biang penderitaan mereka, sesuatu yang mengingatkan pada taktik propaganda rezim fasis di dunia nyata. Perang berkepanjangan antara Eldia dan Marley menggambarkan bagaimana kebencian rasial dan nasionalisme bisa terus berputar lintas generasi. Twist besarnya: Titan itu sendiri sebenarnya manusia Eldia yang dijadikan senjata dan dijadikan "musuh" lewat kebohongan penguasa, sebuah paralel yang cukup jelas dengan cara rezim Nazi menciptakan musuh imajiner lewat propaganda anti-Semit.

Meski begitu, inti pesan serinya tetap anti-fasisme dan anti-rasisme. Isayama memakai referensi sejarah kelam, dari Holocaust sampai imperialisme, untuk mengkritik kezaliman, bukan membenarkannya. Kematian massal dan kekejaman perang jadi alat untuk memaksa pembaca memikirkan sendiri harga dari kebebasan dan batas moralitas di tengah situasi perang.

Tema kebebasan terlihat jelas lewat obsesi Eren untuk keluar dari balik tembok. Tapi serinya juga mempertanyakan definisi kebebasan itu sendiri, dengan terus membenturkan kebebasan individu melawan keselamatan bersama. Identitas jadi tema besar lainnya: konflik Eldia melawan Marley, mitos tentang asal-usul Eldia, dan pergulatan batin karakter-karakter seperti Eren, Mikasa, Reiner, dan Zeke yang masing-masing harus menjawab sendiri siapa mereka sebenarnya dan untuk apa mereka berjuang. Di balik semua kekerasannya, ini pada dasarnya cerita coming-of-age tentang anak-anak muda yang dipaksa dewasa lebih cepat oleh dunia yang tidak pernah memberi mereka jawaban mudah.

Tiga tembok besar, Maria, Rose, dan Sina, melambangkan batas psikologis sekaligus ilusi rasa aman yang dipercaya masyarakat di dalamnya. Lambang "Wings of Freedom" milik Survey Corps merepresentasikan harapan dan tekad untuk melampaui batas itu. Mikasa sering dikaitkan dengan buah delima yang muncul di adegan kilas baliknya, simbol yang lekat dengan gagasan kehidupan, takdir, dan pengorbanan. Titan sendiri bisa dibaca sebagai wujud dari trauma dan ketakutan terbesar manusia yang dipaksa berdiri di depan mata setiap hari.

Perkembangan karakternya juga bergerak jauh dari titik awal masing-masing. Eren berubah dari anak pemberani yang naif menjadi sosok abu-abu dengan tujuan akhir yang ekstrem dan sulit dibenarkan. Mikasa, yang awalnya tampil sebagai pelindung yang nyaris sempurna, lambat laun dipaksa menghadapi batas kemampuannya sendiri. Armin tumbuh dari anak yang minder jadi otak strategis di balik banyak keputusan penting. Karakter lain seperti Jean, Historia, dan Reiner mengalami transformasi besar lewat dilema moral yang terus mengguncang posisi mereka, sementara Levi Ackerman berubah dari prajurit dingin jadi pemimpin yang sungguh-sungguh terikat pada rekan-rekannya. Rangkaian misteri yang terus dibuka sedikit demi sedikit inilah yang membuat cerita coming-of-age-nya terasa rapuh sekaligus meyakinkan, jauh dari sekadar tontonan aksi.
| Media | Judul/Format | Tanggal rilis | Penerbit/Distributor |
|---|---|---|---|
| Manga (serialisasi) | Bessatsu Shōnen Magazine | 9 Sep 2009 - 9 Apr 2021 | Kodansha |
| Manga (volume tankobon) | Volume 1 - 34 (final) | 17 Mar 2010 - 9 Jun 2021 | Kodansha |
| Anime TV musim 1 | Attack on Titan | 25 episode, 7 Apr - 29 Sep 2013 | Wit Studio / MBS |
| Anime TV musim 2 | Attack on Titan | 12 episode, 1 Apr - 17 Jun 2017 | Wit Studio / NHK |
| Anime TV musim 3 | Attack on Titan bagian 1 & 2 | 22 episode, 23 Jul 2018 - 1 Jul 2019 | Wit Studio / NHK |
| Anime TV musim 4 (final) | Final Season bagian 1-3.2 | 16 + 12 episode + 2 spesial, 7 Des 2020 - 4 Nov 2023 | MAPPA / NHK |
| Film kompilasi | Attack on Titan: Chronicle | 13 Jul 2018 (Jepang) | Wit Studio / TOHO |
| Film spesial | The Final Chapters bagian 1 | 4 Mar 2023 (Jepang) | MAPPA / NHK |
| Film spesial | The Final Chapters bagian 2 | 4 Nov 2023 (Jepang) | MAPPA / NHK |
| Live-action Jepang | Shingeki no Kyojin bagian 1 | 1 Agu 2015 (Jepang) | TOHO |
| Live-action Jepang | Shingeki no Kyojin: End of the World | 19 Sep 2015 (Jepang) | TOHO |
| Live-action (rencana) | Attack on Titan: The Last Attack | direncanakan Netflix | Netflix |
| OVA | Ilse's Notebook | 9 Mar 2013 | Wit Studio (bonus BD/DVD) |
| OVA | No Regrets (prekuel Levi) | 8 Des 2014 | Wit Studio (bonus BD/DVD) |
| OVA | Lost Girls | 8 Des 2017 | Wit Studio (Blu-ray) |
| Manga spin-off | Junior High | Mei 2012 | Kodansha |
| Manga spin-off | Before the Fall | Agu 2013 | Kodansha |
| Manga spin-off | No Regrets | 2013 | Kodansha |
| Manga spin-off | Lost Girls | Ags 2015 | Kodansha |
| Light novel | Before the Fall (Ryo Suzukaze) | 3 volume, Apr 2011 - 2016 | Kodansha |
| Light novel | Harsh Mistress of the City | Ags 2014 - Mei 2015 | Kodansha |
| Video game | Attack on Titan (Omega Force) | 18 Feb 2016 (Jepang) | Koei Tecmo |
| Video game | Attack on Titan 2 | Mar 2018 (Jepang) | Koei Tecmo |
| Video game | Attack on Titan: Final Battle | Agt 2019 (PS4, Switch) | Koei Tecmo |
| Merchandise | Artbook Fly, volume 35 manga extra | 2 Mei 2024 | Kodansha |
| Pertunjukan | Musikal panggung Live Impact | Jan 2023, Osaka & Tokyo | Shochiku / SB Creative |
| Wahana hiburan | Universal Studios Japan | Jan-Mei 2015, Mei-Ags 2019 | USJ Co., Ltd. |
Sumber: Kodansha, wawancara Isayama, situs anime resmi, dan Wikipedia.
Penjualan dan rating

Kodansha pernah menyebut Attack on Titan sebagai judul yang membawa lonjakan pendapatan pertama bagi penerbit dalam 18 tahun terakhir, dan tayangnya versi anime ikut mendorong penjualan manganya lebih jauh. Menurut data Oricon, penjualan kumulatif manga mencapai 30 juta kopi pada April 2014, naik ke 100 juta pada Desember 2019, 110 juta pada September 2022, dan menembus 140 juta pada November 2023. Volume 13 bahkan dicetak awal sebanyak 2,75 juta eksemplar, rekor tersendiri untuk Kodansha. Di pasar Barat, Volume 1 terjual jutaan eksemplar dan bertahan puluhan minggu di daftar buku terlaris New York Times. Data rating televisi untuk pasar Indonesia tidak tersedia, tapi secara global animenya konsisten jadi salah satu judul paling banyak dibicarakan di Crunchyroll dan Netflix setiap kali episode baru tayang.
Penghargaan

Selain Kodansha Manga Award 2011, Attack on Titan memenangkan Attilio Micheluzzi Award di Italia dan Harvey Award di Amerika Serikat untuk kategori manga terbaik. Versi animenya juga masuk nominasi di sejumlah ajang penghargaan anime internasional. Survei Nikkei Entertainment pada Desember 2023 mencatat usia rata-rata penggemar domestiknya 33 tahun, dengan 60 persen di antaranya perempuan, sebuah gambaran yang menunjukkan basis penggemarnya jauh lebih luas dari sekadar remaja laki-laki penggemar shonen pada umumnya.
Kontroversi dan kritik

Sebagian kritik menyasar unsur sejarah dan politik dalam ceritanya. Kemiripan antara latar dan beberapa karakter dengan rezim fasis serta tokoh militer Jepang, termasuk karakter Pixis yang disebut terinspirasi dari sosok jenderal Jepang, memunculkan tuduhan bahwa ceritanya menyimpan subteks militeristik atau bahkan anti-Semit. Sejumlah media di Korea Selatan pernah menyoroti hal serupa. Di sisi lain, banyak pembaca dan kritikus membaca ceritanya justru sebaliknya: sebagai kecaman terhadap ekstremisme, dengan pesan inti anti-fasisme, anti-rasisme, dan renungan tentang konsekuensi moral dari perang. Dari sisi naratif, gaya gambar Isayama di awal serial memang sering dianggap kasar, tapi kekuatan misteri berlapis dan konsistensi ceritanya sampai akhir membuat Attack on Titan tetap dianggap salah satu manga yang wajib dibaca penggemar genre ini.

Attack on Titan sudah lama melampaui statusnya sebagai manga populer di Jepang. Penelitian tentang kebiasaan menonton anime mencatat serial ini digemari lintas negara, dari Amerika Serikat, Inggris, sampai Thailand, dan jadi bagian dari budaya remaja modern di banyak tempat. Konvensi anime di negara Barat rutin menggelar acara khusus untuknya, cosplay karakter-karakternya jadi pemandangan umum, dan merchandise resminya, mulai dari figur, pakaian, sampai replika ODM Gear, tetap laris. Di Jepang sendiri, Universal Studios Japan pernah menghadirkan wahana "Attack on Titan: The Real" pada 2015 dan acara "Cool Japan" pada 2019 lengkap dengan replika Titan berukuran raksasa. Fandomnya juga meluas lewat berbagai adaptasi lain: light novel seperti Before the Fall dan Lost Girls, manga spin-off komedi Junior High, sampai crossover komik dengan Marvel. Antara 2023 dan 2024, pertunjukan musikal panggungnya digelar di Osaka, Tokyo, dan New York, bukti bahwa daya tariknya memang lintas benua.
Peringatan: bagian ini mengandung bocoran penting jalan cerita.

Secara umum adaptasi anime Attack on Titan cukup setia pada manganya, tapi ada beberapa perbedaan kecil dalam urutan dan detail adegan. Sejumlah momen di manga, seperti monolog batin Mikasa setelah kejadian traumatis tertentu, dipersingkat atau bahkan dihilangkan demi menjaga tempo tayang. Sebaliknya, anime menambahkan beberapa adegan orisinal untuk memperdalam karakter minor atau membangun suasana, termasuk momen tambahan antara Armin dan sahabatnya serta selipan komedi ringan setelah adegan berat. Di babak akhir, anime memampatkan cerita ke dalam 16 episode yang padat, tetap mempertahankan inti ceritanya meski ada pergeseran sudut pandang atau tambahan dialog di beberapa adegan klimaks. Perbedaan paling terasa ada di eksekusi visual: sejumlah momen puncak yang di manga hanya digambarkan lewat beberapa panel, di anime diperluas jadi sekuens yang jauh lebih sinematik. Urutan arc pelatihan angkatan 104 pun diubah jadi kilas balik di tengah arc Trost dalam anime, sesuatu yang tidak persis sama urutannya dengan manga.
| Manga (komik asli) | Anime (adaptasi TV/film) |
|---|---|
| Ditulis Hajime Isayama, terbit 2009-2021 lewat Kodansha, total 34 volume. | Diadaptasi Wit Studio (musim 1-3) dan MAPPA (musim 4) sepanjang 2013-2023, total 87 episode utama ditambah film dan spesial. |
| Struktur linear mengikuti urutan panel dan bab, termasuk subplot serta kilas balik minor. | Urutan sejumlah adegan digeser demi efek dramatis, dengan tambahan adegan orisinal dan penempatan cliffhanger yang berbeda dari manga. |
| Ending di chapter 139 menuntaskan akibat Rumbling secara penuh. | Episode spesial penutup 2023 mengikuti alur ending manga, dengan tambahan animasi dan skor musik baru untuk memperkuat momen akhirnya. |
| Karya seni asli sepenuhnya digambar Isayama. | Desain wajah dan karakter digambar ulang oleh tim seni studio, dengan gaya warna dan detail ekspresi yang berbeda dari manga. |
| Epilog terakhir manga cuma sekitar empat halaman. | Epilog di anime diperluas lewat adegan tambahan, termasuk monolog dan kilas balik singkat yang memperjelas nasib beberapa karakter. |
Apa itu Attack on Titan?
Attack on Titan (Shingeki no Kyojin) adalah manga fantasi gelap karya Hajime Isayama tentang sisa umat manusia yang hidup di balik tembok raksasa untuk bertahan dari serangan Titan, makhluk humanoid pemakan manusia.
Siapa pencipta Attack on Titan?
Hajime Isayama, mangaka kelahiran Ōita, Jepang, 29 Agustus 1986. Ia mulai bekerja sama dengan Kodansha sejak 2006 dan serialisasi rutin Attack on Titan dimulai September 2009.
Berapa total volume dan chapter manga Attack on Titan?
Manganya terbit dalam 34 volume tankobon, dengan chapter terakhir, 139, tayang di majalah pada April 2021.
Studio mana yang mengerjakan anime Attack on Titan?
Wit Studio menggarap musim satu sampai tiga, sementara MAPPA mengambil alih untuk musim keempat dan terakhir setelah kontrak Wit Studio berakhir pada 2020.
Kapan Attack on Titan resmi tamat?
Manganya tamat April 2021 di chapter 139, sedangkan animenya baru benar-benar menutup cerita lewat dua episode spesial pada Maret dan November 2023.
Apa perbedaan utama manga dan anime Attack on Titan?
Intinya sama, tapi anime menambahkan beberapa adegan orisinal, mengubah urutan sejumlah momen demi efek dramatis, dan menghadirkan babak klimaks dengan visual yang lebih sinematik dibanding panel manganya.
Kenapa Attack on Titan kontroversial?
Sebagian kritikus menilai ada kemiripan antara latar ceritanya dengan rezim fasis dan tokoh militer Jepang, sementara pembaca lain membacanya justru sebagai kritik terhadap fasisme, rasisme, dan kekejaman perang.
- Isayama, Hajime, dkk. Attack on Titan. Kodansha. Volume 1-34 (2010-2021).
- Kodansha USA. Attack on Titan - Kodansha Digital Manga Series (informasi penerbit).
- Situmorang, D. (2017). Wawancara Hajime Isayama di Febri Magazine (sumber terjemahan wawancara).
- Bleeding Cool News (Jan 2021). "Attack on Titan Manga to End in April 2021", oleh Adi Tantimedh.
- Sarkar, P. (14 Jan 2023). "Historical allusions in Attack on Titan: A fascist subtext". The Daily Star.
- Chhatwal, G. (2021). "How Anime's Global Influence Drives Fandom". Kadence (Cross Marketing).
- Wikipedia contributors. "Attack on Titan" (bagian manga dan reception).
- Wikipedia contributors. "Attack on Titan (TV series)" (bagian anime).
- Wikipedia contributors. "List of Attack on Titan chapters".
- Wikipedia contributors. "Attack on Titan (film series)".
- Sumber tambahan: artikel berita anime, wawancara Isayama, dan database penjualan resmi Oricon serta Nielsen.
- Chapter 1-2 (Vol. 1): kemunculan Colossal Titan dan jatuhnya Shiganshina.
- Chapter 8-9 (Vol. 2): transformasi pertama Eren jadi Titan dan kemenangan di Trost.
- Chapter 34 (Vol. 8): terbongkarnya identitas Annie Leonhart sebagai Titan Wanita.
- Chapter 50 (Vol. 12): akhir arc Clash, pertarungan besar di distrik Stohess.
- Chapter 69-70 (Vol. 17): terbongkarnya rahasia ruang bawah tanah dan latar belakang Eldia-Marley.
- Chapter 90 (Vol. 22): Eren sebagai Titan Founding menginvasi Marley.
- Chapter 116 (Vol. 28): rencana Zeke Yeager mencapai puncaknya dan Rumbling dimulai.
- Chapter 137-139 (Vol. 34): resolusi akhir, penghentian Rumbling, kejatuhan Eren, dan epilog damai pascaperang.
- Episode 59-75 (Musim 4): adaptasi chapter 90-116, menghadirkan twist besar termasuk pertempuran udara di Liberio.
- Episode 76-88 (Musim 4 Final): adaptasi chapter 117-139, menutup seri lewat adegan klimaks dan epilog versi anime.