10 Film Indonesia Terbaik 2026 yang Wajib Ditonton
Industri film Indonesia di 2026 sedang dalam salah satu fase paling percaya dirinya — bukan cuma soal angka penonton yang tembus jutaan, tapi juga cerita yang makin berani mengangkat isu nyata: dari beban keluarga, hustle culture, sampai kritik sosial lewat balutan horor. Sebagai rumah produksi yang tumbuh bersama industri ini, kami di Simpul Project ikut senang melihat sinema lokal makin diperhitungkan, baik di bioskop Tanah Air maupun panggung festival internasional seperti Berlinale. Berikut 10 film Indonesia 2026 pilihan kami, disusun berdasarkan urutan tayang dari awal tahun.
Foto sampul: Netmediatama via Wikimedia Commons (CC BY 3.0) — Joko Anwar, sutradara Ghost in the Cell (2026), di Festival Film Indonesia 2015.
Dibuka pada 15 Januari 2026, "Alas Roban" langsung mencuri perhatian sebagai film horor yang diangkat dari legenda urban tanjakan angker di kawasan Jawa Tengah. Disutradarai Hadrah Daeng Ratu, film ini dibintangi Michelle Ziudith, Rio Dewanto, dan Taskya Namya. Jadi salah satu pembuka tahun paling laris dengan lebih dari 2,4 juta penonton. (Sumber)
Penutup dari saga horor Danur yang sudah berjalan sejak 2017, tayang 18 Maret 2026 dan langsung menjadi film Indonesia terlaris tahun ini dengan lebih dari 3,6 juta penonton. Disutradarai Awi Suryadi dan dibintangi kembali oleh Prilly Latuconsina. (Sumber)
Tayang 18 Maret 2026, drama musikal keluarga ini diadaptasi dari novel anak karya Reda Gaudiamo dan menjadi debut sutradara live-action Ryan Adriandhy. Berlatar sebuah gang di pinggiran Surabaya tahun 1960-an, film ini mendapat sambutan kritis yang sangat tinggi. (Sumber)
Drama komedi keluarga ini tayang 18 Maret 2026, disutradarai Naya Anindita dan dibintangi Ardit Erwandha. Ceritanya soal Arga, pengangguran tiga tahun yang jadi bahan olok-olok keluarga besar tiap Lebaran. Filmnya sukses menyedot hampir 3 juta penonton. (Sumber)
Ikon horor legendaris Suzzanna kembali dibangkitkan lewat film ini, tayang serentak 18 Maret 2026 arahan Azhar Kinoi Lubis. Luna Maya berperan sebagai Suzzanna yang mempelajari ilmu hitam untuk membalas dendam, beradu akting dengan Reza Rahadian. (Sumber)
Diadaptasi dari buku best-seller karya Khoirul Trian, film ini tayang 9 April 2026 di bawah arahan Kuntz Agus. Mengangkat isu "fatherless" — sosok ayah yang hadir secara fisik tapi absen secara emosional — dengan Mawar de Jongh sebagai pemeran utama. (Sumber)
Karya terbaru Joko Anwar ini tayang perdana di Festival Film Berlin pada 13 Februari 2026 sebelum rilis di bioskop Indonesia pada 16 April 2026. Berlatar penjara Labuhan Angsana, film horor-komedi-satir ini dibintangi Endy Arfian, Abimana Aryasatya, Tora Sudiro, dan Aming. (Sumber)
Lanjutan dari "Sekawan Limo" ini tayang 27 Mei 2026 di bawah arahan Bayu Skak, yang juga membintangi filmnya sendiri bersama Nadya Arina dan Gisel. Film ini menembus 2 juta penonton dan masuk lima besar film terlaris 2026. (Sumber)
Karya sutradara Edwin ini tayang perdana di Berlinale pada 14 Februari 2026, lalu rilis di bioskop Indonesia 4 Juni 2026 sebagai co-produksi internasional Indonesia-Singapura-Jepang-Jerman-Prancis. Dibintangi Rachel Amanda, Lutesha, dan Iqbaal Ramadhan. (Sumber)
Menutup daftar ini, "Jangan Buang Ibu" tayang 25 Juni 2026 disutradarai Hadrah Daeng Ratu, diadaptasi dari novel "Jangan Buang Ibu, Nak" karya Wahyu Derapriyangga. Nirina Zubir berperan sebagai Ristiana, ibu tunggal yang dititipkan ke panti jompo saat usia senja. Sudah ditonton lebih dari 3 juta orang. (Sumber)